Sabtu, 14 Mei 2016

MAHANARA - PELINDUNG ALTERA

PROLOG

Jauh sebelum umat manusia hidup dengan damai, bumi adalah tempat dimana para Dewa bernaung dan menjaga keseimbangan semesta antar alam dan makhluk hidup. Namun seiring waktu berjalan bumi kehilangan keseimbangan dengan hadirnya Moranos, Raja Iblis yang naik ke bumi untuk berperang dan mengambil alih dunia dengan menentang kehendak alam. Para Dewa yang menjalankan tugasnyapun satu-persatu tewas dalam peperangan di tangan para Iblis. Atas kekejian dan sifat jahat Moranos, bumipun kembali dalam masalah besar dimana gelepan menghantui alam dan makhluk hidup di dalamnya. Para makhluk hidup dijatuhkan ke neraka dan alam hancur seiring merembetnya aura kegelapan yang ditebar Moranos. Peperangan ini membuat Yang Maha Kuasa tidak mempunyai pilihan lain selain mengirimkan para Dewa perang yang menghuni Altera ke bumi untuk menghentikan Moranos. 100 tahun lamanya peperangan tak kunjung usai sampai seorang Dewa muda yang dengan gagah beraninya menyerang kebarisan depan iblis. Tindakan Dewa tersebut secara tidak langsung memberikan bisikan kepada rekan rekannya bahwa perang ini harus segera diakhiri demi semua ciptaan-Nya yang lambat laun semakin hancur dan tiada. Pada akhirnya sang Dewa Muda yang bernama Maharuci pun berhasil mengalahkan Moranos dengan mempertaruhkan lengan kanannya yang putus akibat sabetan tombak Moranos. Dengan kalah dan matinya Moranos para Dewapun pergi ke Neraka demi menyelamatkan para makhluk hidup yang di jatuhkan paksa oleh Moranos. Seiring waktu berjalan bumipun sedikit demi sedikit mulai menghijau kembali dan bebas dari aura negatif dan aura gelap Moranos.
Sepuluh tahun telah berlalu, demi kepentingan kehidupan di bumi maka Yang Maha Kuasapun memerintahkan para Dewa dan titisan (Dewa yang sudah mati) nya untuk meninggalkan bumi dan tidak diberi wewenang untuk melibatkan diri dalam hal duniawi walau seberat apapun peristiwa yang akan terjadi disana.

BERSAMBUNG~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar